Pendidikan ku :)


**LIKA LIKU PENDIDIKAN KU J**
Apabila berbicara mengenai pendidikan, begitu banyak kisah yang tak mungkin dapat diuraikan satu persatu. :D
Ketika berumur lima tahun, saya bersekolah di Taman Kanak-kanak Kartika 1-21. Tepatnya di Jalan Kaharuddin Nasution arah Kubang Pekanbaru. Pada saat ini, tidak banyak yang diajarkan. Hanya bernyanyi, makan kue dan bermain dengan teman-teman sebaya..
Setelah TK, saya melanjutkan pendidikan di SDN 002 Rintis.. Dari kelas I sampai dengan kelas VI, guru-guru banyak yang mengenal saya. Bisa dibilang saya anak kesayangan guru.hehe..Saya juga banyak mengikuti les. Mulai dari private, hingga ke Primagama.
Saya murid yang berprestasi pada waktu ini. Selain sering mendapatkan juara 1, saya juga sering mengikuti olimpiade yang diadakan. Baik yang antar Sekolah Dasar, maupun antar Kabupaten Se-Riau. Meskipun tidak mendapatkan juara pertama, setidaknya saya bangga menjadi utusan dari sekolah. Tepatnya kelas VI, ketika Ujian Nasional, prestasi saya menurun dan nilai saya tidak memuaskan karena waktu itu saya sakit. Saya kecewa melihat nilai yang merosot. Hingga akhirnya ketika tamat SD, saya hanya bisa masuk SMPN 10. Sebenarnya jauh diluar dugaan saya, karena SMP yang saya cita-citakan adalah SMPN 1 dan SMPN 4. Tapi apa boleh buat. Mungkin karena saya kurang berusaha. Ketika SMP ini, saya mulai puber. Yang dulunya ketika SD sering mendapat prestasi, ketika SMP saya hanya mendapat 10 besar. Karena keasyikan main dan mengikuti masa-masa puber tsb, ketika ujian akhir SMP, nilai saya hanya pas makan. Padahal waktu itu saya menginginkan lulus di SMAN 8 dan SMAN 4. Tapi tanpa di duga, saya hanya bisa masuk ke SMAN 10. Meskipun dengan hati yang terpaksa, tapi melihat guru dan teman-teman yang menyenangkan, keterpaksaan itu berubah menjadi keikhlasan. Meskipun orang banyak mengatakan bahwa SMA 10 itu adalah SMA ubi, tapi saya tidak mempedulikan itu. Pada waktu ini, saya mendapat jurusan IPA. Karena ingin mendalami pelajaran ini, saya mengikuti les Fisika dan juga les B.Inggris. Di SMA ini saya juga menjadi anak kesayangan guru karena nilai saya selalu bagus dan jarang remedial. Hari demi hari telah saya lewati di SMA ini. Hingga akhirnya datanglah saat-saat yang paling menegangkan yaitu Ujian Akhir Nasional. Sedikit cemas yang saya rasakan.. Tetapi saya mencoba untuk santai dengan mengikuti Bimbel di Quantum hingga SNMPTN. 2 bulan sebelum ujian nasional, saya mendaftarkan diri mengikuti PBUD di UIR dengan sub jurusan B.Indonesia. Tanpa di duga, ternyata saya lulus PBUD dan mengikuti tes wawancara. Tapi saya sama sekali tidak menyangka, wawancara ini ternyata menjatuhkan. Tepat hari pengumuman kelulusan wawancara, ternyata nama saya tidak terdaftar menjadi mahasiswi UR. Pada waktu itu, saya sempat patah semangat. Hanya SNMPTN lah satu-satu  harapan yang saya tunggu. Ternyata ketika SNMPTN, saya juga tidak lulus. Karena terlampau banyak gagal, saya mengambil kesimpulan untuk mendaftar di UIR. Selain dekat rumah, juga tidak terlalu capek apabila bolak-balek. Ketika Tes, saya mengambil dua jurusan. Yang pertama B.Indonesia dan yang kedua B.Inggris. Ternyata Alhamdulillah saya lulusnya di B.Indonesia. Hingga saat ini, pendidikan terakhir saya di UIR dengan mengambil S1.. Saya juga berkeinginan ingin melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi nantinya hingga S3..  Doa’in ya!! Hehehe.....

0 komentar:

Posting Komentar